Minggu, 04 Februari 2018

PEMERIKSAAN KESEHATAN CALON JEMAAH HAJI 2018

Pemeriksaan Kesehatan Calon Jemaah Haji merupakan upaya penilaian kesehatan jemaah haji, menggunakan metode pemeriksaan medis yang dilakukan untuk mendapatkan data kesehatan bagi upaya-upaya perawatan dan pemeliharaan, serta pembinaan dan perlindungan. 



Pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji (CJH) dapat dikelompokkan menjadi Pemeriksaan Pokok, Pemeriksaan Lanjut dan Pemeriksaan Khusus

Pemeriksaan pokok adalah pemeriksaan yang harus dilakukan pada semua CJH yang terdiri dari identitas, riwayat kesehatan, pemeriksaan fisik serta laboratorium darah, dan urin.






Pemeriksaan lanjut yaitu bagi CJH wanita pasangan usia subur perlu dilakukan tes kehamilan. Bagi CJH berusia 40 tahun atau lebih dilakukan pemeriksaan rontgen thoraks, GDS, kolesterol LDL dan EKG. CJH yang berusia 60 tahun atau lebih dilakukan pemeriksaan fungsional Barthel Index. Dan bagi CJH pendamping dilakukan tes kebugaran.

Pemeriksaan khusus yaitu pemeriksaan penunjang lain yang dilakukan sesuai indikasi medis dan rujukan.

Puskesmas adalah tempat penyaringan pertama status kesehatan jemaah haji. Kegiatan yang dilakukan di puskesmas antara lain pembinaan bagi calon jemaah haji. Bagi calon haji yang sehat dilakukan pembinaan bagaimana cara menjaga kesehatan agar tetap baik hingga saat keberangkatannya. Pembinaan yang diberikan seperti memotivasi untuk melakukan latihan kesegaran jasmani dan melakukan aklimatisasi dengan cara berolahraga ringan pada siang hari. Bagi calon haji sakit, diberi pengobatan/dirujuk dan selanjutnya dilakukan pembinaan. 



Selasa, 16 Januari 2018

Kegiatan Rutin PROLANIS (Januari 2018)


Program Pengelolaan Penyakit Kronis atau PROLANIS adalah suatu sistem pelayanan kesehatan dan pendekatan proaktif yang dilaksanakan secara terintegrasi yang melibatkan Peserta, Fasilitas Kesehatan dan BPJS Kesehatan dalam rangka pemeliharaan kesehatan bagi peserta BPJS Kesehatan yang menderita penyakit kronis untuk mencapai kualitas hidup yang optimal dengan biaya pelayanan kesehatan yang efektif dan efisien.

Tujuan Kegiatan Prolanis adalah untuk Mendorong peserta penyandang penyakit kronis mencapai kualitas hidup optimal dengan indikator 75% peserta terdaftar yang berkunjung ke Faskes Tingkat Pertama memiliki hasil “baik” pada pemeriksaan spesifik terhadap penyakit DM Tipe 2 dan Hipertensi sesuai Panduan Klinis terkait sehingga dapat mencegah timbulnya komplikasi penyakit.

Sasaran Program Prolanis adalah Seluruh Peserta BPJS Kesehatan penyandang penyakit kronis yaitu Diabetes Melitus Tipe 2 dan Hipertensi.

Aktifitas dalam Prolanis meliputi aktifitas Konsultasi medis/edukasi, Home Visit, Reminder, Aktifitas Kelompok dan pemantauan status kesehatan.







Selasa, 09 Januari 2018

GERMAS Puskesmas Karangawen I

Salah satu indikator keberhasilan program adalah adanya peran serta dan dukungan masyarakat.
Terima kasih kepada Kepala Desa beserta jajarannya, yang mendukung penuh program-program Kesehatan khususnya, di wilayah kerja Puskesmas karangawen I.
Ayo Lakukan.... Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).


Rutinitas Apel Pagi Sebagai Upaya Peningkatan Disiplin

Rutinitas Apel Pagi Sebagai Upaya Peningkatan Disiplin Pegawai Puskesmas Karangawen I.

Apel Pagi Hari Senin

Apel Pagi Hari Selasa  
Apel Pagi Hari Rabu

Apel Pagi Hari Kamis    
Apel Pagi Hari Jumat

Apel Pagi Hari Jumat Minggu 4

Apel Pagi Tanggal 28 dengan Pakaian Daerah

Jenis - jenis pelayanan Puskesmas Karangawen 1

Jenis - jenis pelayanan yang dapat diakses dan diberikan kepada masyarakat.
#SIAP



Senin, 08 Januari 2018

MAKLUMAT PELAYANAN





   MAKLUMAT PELAYANAN
PUSKESMAS KARANGAWEN 1

DENGAN INI KAMI MENYATAKAN, SANGGUP MENYELENGGARAKAN PELAYANAN SESUAI STANDAR PELAYANAN YANG TELAH DITETAPKAN, DAN APABILA TIDAK MENEPATI JANJI, KAMI SIAP MENERIMA SANKSI SESUAI PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU.

 
   Puskesmas Karangawen 1 Kab. Demak